Jakarta – Perempuan masa kini dituntut tidak hanya tampil modis saat berkendara, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi terhadap keselamatan diri dan pengguna jalan lainnya.
Dalam rangka memperingati Hari Kartini 2026, PT Astra Honda Motor (AHM) bersama 28 jaringan main dealer sepeda motor Honda kembali menggelar kampanye edukasi keselamatan berkendara bertajuk “Zen on Wheels.”
Mengusung konsep ketenangan dan kesadaran penuh, kampanye ini mengajak perempuan Indonesia—sebagai representasi Kartini masa kini—untuk berkendara dengan tenang, fokus, dan bertanggung jawab di tengah dinamika lalu lintas.
Filosofi “Zen” yang diangkat menekankan pentingnya kesadaran utuh terhadap situasi saat berkendara, sehingga mampu meminimalkan risiko dan meningkatkan keselamatan di jalan.
Program yang berlangsung pada 13–24 April 2026 ini menargetkan 1.796 peserta perempuan dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, pekerja, hingga komunitas.
Para peserta mengikuti rangkaian kegiatan edukatif yang interaktif dan aplikatif, tidak hanya melalui penyampaian teori, tetapi juga praktik langsung teknik berkendara aman menggunakan alat simulasi Honda Riding Trainer.
Lebih dari sekadar pelatihan, kampanye ini menanamkan pemahaman bahwa keselamatan berkendara bukan hanya soal keterampilan teknis, melainkan juga kebiasaan menjaga ketenangan dan kesadaran dalam setiap perjalanan. Peserta dibekali kemampuan mengenali potensi bahaya, meningkatkan kewaspadaan, serta mengambil keputusan secara tepat saat berkendara.
AHM menilai, faktor mental seperti beban pikiran (mental load), distraksi, hingga kebiasaan tergesa-gesa kerap menjadi pemicu berkurangnya fokus di jalan. Oleh karena itu, pengendara diharapkan mampu mengelola diri agar tetap tenang dan waspada, sebagai kunci utama keselamatan berkendara.
Ketenangan di Tengah Dinamika Jalan
Sebagai bagian dari rangkaian nasional, AHM juga menggelar kegiatan edukasi di AHM Safety Riding Park pada 20 April 2026. Kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya instruktur safety riding AHM Laras Dwi Yulia dan Kanit Walsus Subditwal & PJR Korlantas Polri, Iptu Wahyu Martono.
Dalam sesi ini, peserta mendapatkan pemahaman mendalam mengenai aturan berlalu lintas, teknik membaca potensi bahaya, menjaga posisi berkendara, hingga merespons situasi darurat secara tepat.
Pendekatan “Zen” turut diperkuat melalui sesi bersama praktisi yoga Brigitta Hardi. Peserta diajak memahami pentingnya teknik pernapasan, pengelolaan fokus, serta kehadiran penuh (mindfulness) sebagai fondasi keselamatan berkendara.
General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya, mengatakan program ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan dalam membangun budaya keselamatan berkendara di Indonesia.
“Perempuan kini semakin aktif dalam mobilitas sehari-hari.
Melalui program ini, kami ingin menghadirkan edukasi yang tidak hanya meningkatkan keterampilan berkendara, tetapi juga menumbuhkan ketenangan dan pengendalian diri, sehingga setiap perjalanan dapat dijalani dengan aman dan percaya diri,” ujarnya.
Melalui semangat Kartini, kampanye ini diharapkan menjadi ruang refleksi bahwa perempuan Indonesia tidak hanya bergerak maju, tetapi juga melakukannya dengan kesadaran dan ketenangan dalam menghadapi berbagai tantangan, baik di jalan maupun dalam kehidupan sehari-hari.
AHM saat ini didukung lebih dari 120 instruktur safety riding, termasuk 14 instruktur perempuan yang tersebar di berbagai daerah. Sejak 2002, lebih dari 31 juta masyarakat Indonesia telah mendapatkan edukasi keselamatan berkendara sebagai bagian dari upaya perusahaan dalam menciptakan budaya berkendara yang aman, nyaman, dan menyenangkan. Dengan semangat #Cari_Aman, AHM terus mendorong terciptanya keselamatan berkendara yang berdampak positif bagi masyarakat luas.

0 comments :