| Foto : Gedung rawat Inap, RSAM Bukittinggi |
RSUD Dr Achmad Mochtar (RSAM) Bukittinggi salah satu rumah sakit rujukan terbesar di Sumatera Barat (Sumbar). Bahkan rumah sakit ini juga banyak pasien rujukan dari luar Sumbar seperti dari Sumatera Utara, Riau dan Jambi.
Jika keluarga anda menjalani perawatan di RSAM Bukittinggi, berikut ini kami rangkum jadwal layanan bezuk pasien yang telah divalidasi kepada pihak rumah sakit.
Jadwal Bezuk
Jadwal Layanan Bezuk di buka setiap hari, untuk siang mulai dari pukul 11.00 WIB sampai dengan 13.00 WIb.
Kemudian untuk sore hari dibuka pukul 17.00 WIB sampai dengan 18.00 WIB.
Persyaratan Bezuk Pasien
Pada saat memasuki rumah sakit, baiknya meminta izin kepada petugas keamanan dan meminta petunjuk tentang arah atau lokasi pasien yang akan di bezuk. Kemudian tidak membawa anak-anak di bawah umur, mulai usia 12 tahun kebawah. Tidak membawa senjata jatam, dan tidak merokok dalam kawasan rumah sakit pada saat bezuk pasien. Serta mengutamakan keselamatan pasien dan mentaati sejumlah aturan lain, seperti di larang mengambil dokumentasi tanpa seizin manajemen rumah sakit.
Apa yang Dibawa Saat Bezuk Pasien
untuk membezuk pasien memang tidak lengkap tidak membawa buah tangan atau oleh-oleh. Selain kehadiran keluarga dan karib kerabat menjadi obat bagi pasien, membawa oleh-oleh memang juga sangat membatu pasien.
Apalagi selera pasien sedikit mengalami penurunan. Jadi oleh-oleh yang tepat untuk dibawa pada saat bezuk pasien beruba buah-buahan. Karena buah-buahan mengadung banyak manfaat untuk pemulihan kesehatan pasien. Buah-buahan yang direkomendasikan untuk dibawa yaitu buah-buahan yang mudah di cerna oleh pasien, seperti pisang dan lainnya.
Mendoakan Pasien
Pada saat bezuk pasien, ada baiknya memberikan doa terhadap pasien, sehingga cepat sembuh dari penyakit yang dialaminya. Mendoakan pasien juga menjadi obat, dan hal tersebut juga menjadi sunnah rasulullah SAW.
Kemudian juga memberikan dukungan dan motivasi kepada pasien agar bisa cepat sehat. Jangan pernah menceritakan hal yang membuat pasien sedih atau kabar petakut. Kemudian jangan memasakkan pasien bercerita tentang kondisi yang ia alami, jika pasiennya sakit parah atau menceritakan tentang keburukan pasien kepada keluarganya.

0 comments :