Mencari tempat bersantai, sembari menunggu antrian berobat di RSUD Dr Achmad Mochtar Bukittinggi, maka pilihan yang tepat ada di Monumen Perlawan Rakyat atau dikenal dengan monumen Baharuddin Datuak Bagindo (BDB).
Lokasinya berada di depan Gedung Poliklinik RSUD Dr Achmad Mochtar Bukittinggi atau di depan Hotel Grand Royal Denai, Jl. Dr Ahmad Rivai.
Sekilas tentang sejarah monumen Perlawan Rakyat atau BDB ini
Perletakan batu pertama pembangunan monumen ini yakni pada 15 Juni 1963 oleh Kepala Angkatan Bersenjata, Jendral Dr A. H. Nasution.
Kemudian tugu ini diusahakan oleh Panitia Hari Peringatan Sumatera Barat Menetang Penjajahan Belanda ( Djakrta).
Sementara proses pembangunan monumen atau tugu ini dibiayai oleh Baharuddin Datuk Bagindo (BDB) untuk dan atas rakyat Sumatera Barat.
Alhasil hingga sekarang, monumen ini lebih sering disebut dengan monumen BDB.
Taman ini memiliki luas sekitar 20 meter persegi, kemudian terdapat peponan nan rindang, taman yang asri serta memiliki fasilitas tempat duduk yang banyak.
Karena fasilitas cukup lengkap, maka tempat ini menjadi alternatif untuk bersantai sembari menunggu antrian berobat di RSUD Dr Achmad Mochtar Bukittinggi.
Di kawasan taman ini, juga terdapat pedagang jajanan keliling yang bisa menjanggal perut dikala lapar.
Hal menarik dari taman ini, memiliki beberapa spot foto dan kebersihan nya terjaga dengan baik. Sehingga hal ini membuat nyaman pengunjung taman tersebut.







Paling suka kalo ketemu taman yg nyaman buat duduk2 santai seperti ini. Apalagi sejuk Krn banyak pohon 👍. Plus bersih.
BalasHapusLebih enak lagi kalo di tamannya ada perpustakaan keliling atau semacam lemari utk meletakkan buku2. Di taman2 jakarta banyak yg begitu soalnya. Bukunya berasal dari donasi Orang2. Jadi sambil duduk, sambil baca ☺️
iya mbak, seharusnya memang ada perpustakaan mini.
Hapus