arrow_upward

Menurunnya Sikap Toleransi Beragama

Jumat, 08 September 2023 : September 08, 2023


Sebelumnya tulisan ini terbit, suasana hati saya sedang tidak baik. Kenapa ? Karena ada cerita yang tidak menyenangkan hati tengah saya alami, khususnya permasalahan toleransi beragama. 

Memiliki teman beda agama yang cukup dekat baru tahun ini saya dapatkan. Ia adalah tentangga kami yang sangat baik. Bahkan, kami hampir tiap hari menghabiskan waktu berbagi cerita, sehingga meraka, kami anggap menjadi saudara kandung. Meskipun kami beda agama, adat dan budaya. 

Bagaiman saya tidak berkecil hati, tentangga kami (non muslim) didatangi oleh sejumlah oknum mengaku dari kepemudaan, meminta tengga kami pergi dari kontrakannya. Karena persoalan beda agama. Padahal, tetangga kami sudah tinggal 2 tahun di lokasi tersebut.

Menurut saya, ini sikap yang tidak bijak diambil oleh sejumlah pemuda satu tempat tinggal dengan kami. Sehingga dengan lancang mengusir saudara kami, sehingga ia kebingungan dengan permasalahan yang tidak masuk akal tersebut. 

Saya tidak ingin menyebutkan nama tentangga yang baik kami, ia adalah orang Nias dari Kota Padang yang sangat luar biasa baiknya. Sejatinya, apa yang meraka rasakan, kami juga merasakannya. 

Karena saya tidak bisa berbuat apa-apa, saya hanya bisa membantu mereka untuk mencari tempat tinggal baru. Tapi, sudah hampir setengah hari mencari kontrakan, tak kunjung kami dapatkan. Bahkan, ada satu kontrakan yang sudah dieal, akhirnya ia juga menolak, karena persoalan beda agama.

Ada apa dengan negeri saya ? Apa kah sesingkat itu, pemikiran mereka? Apakah tidak ada rasa kemanusian lagi. Anjing saja yang haram, mereka jaga dengan baik. Kanapa tidak dengan tentangga kami, ia adalah manusia warga negara Indonesia, punyak hak untuk tinggal, hidup dan juga memiliki punyak yang sama. 

Hingga saat ini, hati kecil kami sangat sedih. Begitu dangkal sekali pemikiran mereka. Di tanah suci sana, begitu adil kehidupan berdampingan beda agama, tidak ada pertengangan. Kenapa dinegeri saya seperti ini ?

Ini sangat tidak adil, saya mendoakan mereka berbuat tidak adil itu, dibukakan pintu hati kecilnya, agat untuk saling menghargai.

Saya bersaksi, bahwa negeri ini tidak sedang baik. Mari saling memaafkan dan saling tolong menolong. Harga lah mereka yang berbeda agam dengan kita. 

Teruntuk teman-teman saya yang non muslim, saya mewakili orang muslim di kota tanah kelahiran wakil presiden pertama Indonesia, meminta maaf sebesar-besarnya. Mereka yang bersikap tidak adil, juga diminta pertanggung jawaban di akhirat kelak.

Tentap, semangat dan terus berjuangan, semoga kondisi ini, cepat membaik. Maafin saya beserta keluarga, kita akan tetap bersaudara, walaupun berbeda agama, adat dan budaya. 

0 comments :